Ketika berbicara mengenai penerimaan dan pencairan pembayaran, memiliki rekening di bank adalah wajib hukumnya. Dalam hal ini, memiliki rekening bisnis mungkin akan lebih menguntungkan karena batas transaksi yang lebih tinggi.

Beberapa bank di Indonesia yang ternama menawarkan fasilitas ini dan beberapa keistimewaan lain untuk transaksi bisnis Anda. Beberapa menawarkan layanan yang lebih baik, beberapa yang lain menawarkan biaya bulanan yang lebih kompetitif.

Bank Mandiri

Bank Mandiri adalah salah satu bank terbesar dan paling sering digunakan di Indonesia dengan jumlah aset 910 triliun rupiah di tahun 2017. Banyak pedagang online yang memilih menggunakan Mandiri karena bank ini menawarkan fasilitas-fasilitas penting seperti transfer online secara real-time dengan layanan internet banking, SMS banking, atau aplikasi mobile banking.

Metode pembayaran lain yang didukung Mandiri adalah kartu debit via Mandiri ClickPay, e-money, dan kartu kredit. Kartu debit Bank Mandiri telah diverifikasi Visa dan bisa digunakan langsung untuk pembayaran online. Mereka juga mendukung e-cash, yang memungkinkan pelanggan untuk membeli produk dan melakukan transfer pembayaran tanpa perlu memiliki rekening di bank Mandiri. Poin plus yang lain dari Bank Mandiri–yang tidak banyak dimiliki bank lain–adalah jumlah mesin ATM-nya yang mencapai 10.360 buah, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

 

Uang Tunai Bank

 

Untuk rekening bisnis, Mandiri menyediakan pilihan mata uang rupiah Indonesia dan dollar Amerika. Untuk membuka rekening baru, persyaratannya adalah menyetor Rp1.000.000,- di tahap awal. Di akhir bulan, Anda harus memiliki saldo minimal Rp10.000.000,- di rekening Anda, agar tidak dikenai biaya bulanan sebesar Rp25.000,-.

Bank Central Asia (BCA)

Walaupun BCA nyatanya adalah bank ketiga terbesar setelah Mandiri dan BRI, banyak orang yang mengatakan bahwa bank Indonesia yang ideal adalah Bank Mandiri dan BCA. Tidak seperti bank-bank yang lain, kartu debit BCA tidak terintegrasi ke jaringan Visa atau Mastercard. Ini dikarenakan BCA mengembangkan jaringan antarbank sendiri yang dinamai Prima.

Sama dengan Mandiri, BCA menyediakan beberapa fitur pembayaran seperti mobile banking (melalui aplikasi), Klik BCA (internet banking), dan BCA KlikPay (debit). Keuntungan membuka rekening di BCA adalah karena persyaratan saldo minimal yang jauh lebih rendah dibandingkan Bank Mandiri. Setoran awal untuk membuka rekening bisnis di BCA adalah Rp500.000,-, dan saldo minimal per bulannya hanya sebesar Rp50.000,-.

Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Seperti disebutkan di atas, BRI adalah salah satu bank terbesar di Indonesia. Jaringan BRI tersebar dengan kuat di daerah pelosok, bahkan hingga mencapai daerah-daerah dengan akses listrik yang minim. Bisa ditebak, jumlah mesin ATM BRI mencapai dua kali lipat jumlah mesin ATM Bank Mandiri. Kartu debitnya terintegrasi ke jaringan BRI, ATM Bersama, Link, Prima, Cirrus, Maestro, dan MasterCard, baik di Indonesia ataupun di luar negeri.

Keuntungan membuka rekening bisnis di BRI adalah bebasnya biaya administrasi bulanan apabila saldo minimal di rekening sebesar Rp5.000.000,-. Sebaliknya, jika tabungan Anda kurang dari angka tersebut, Anda akan dikenai biaya Rp50.000,- setiap bulannya. Setoran awal untuk BRI sama dengan Bank Mandiri, yaitu Rp10.000.000,-. Namun, layanan elektronik perbankan-nya belum secanggih Bank Mandiri atau BCA.

Bank Negara Indonesia (BNI)

BNI dan BRI adalah dua bank negara yang tertua di Indonesia, berdiri sejak tahun 1946. Banyak orang memilih BNI karena kemudahan membuka rekening dan adanya fitur VCN. Kartu debit BNI tersambung dengan jaringan Mastercard. Namun, Anda tetap harus mendaftarkan Virtual Card Number lewat SMS jika Anda ingin menggunakannya di setiap transaksi online.

Untuk membuka rekening bisnis baru, setoran awal yang diperlukan adalah Rp1.000.000,-. Anda perlu mempertahankan saldo minimal dalam jumlah tersebut, agar tidak dikenai biaya administrasi bulanan sebesar Rp20.000,-.

CIMB Niaga

Pada tahun 2002, CIMB Group Holding Berhad dari Malaysia mengakuisisi mayoritas saham dari Bank Niaga di Indonesia, hingga enam tahun kemudian Bank Niaga pun berganti nama menjadi Bank CIMB Niaga. Di tahun 1987, Bank Niaga adalah bank pertama di Indonesia yang melayani pelanggan dengan mesin ATM. Hingga kini, layanan mesin ATM ini telah menjadi poin kuat CIMB Niaga. Anda bahkan tidak perlu mendatangi kantor cabangnya atau mengantri di Customer Service untuk mendaftarkan diri ke layanan internet banking. Anda hanya perlu mendaftar online atau lewat ATM.

Tidak hanya itu saja, CIMB Niaga menawarkan fitur Western Union yang memungkinkan Anda untuk menerima dan mengirim uang dalam mata uang apapun. Anda juga bisa melakukan tarik tunai tanpa kartu ATM. Yang Anda perlukan hanya ponsel pintar Anda. Pembukaan rekening bisnis di bank ini membutuhkan setoran awal sebesar Rp500.000,-. Jika Anda memiliki saldo lebih dari Rp1.000.000,-, Anda bisa menikmati layanan pick-up gratis 3 kali dalam sebulan.

 

Bagaimana jika Anda tidak membutuhkan bank?

 

Cashless Payment

 

Semua bank memiliki kelebihannya masing-masing. Namun, akan sangat rumit untuk memiliki dan mengatur rekening dari semua bank ini; ketika di saat yang sama Anda pun harus fokus untuk menjalankan bisnis Anda. Karena itulah, Anda membutuhkan payment gateway yang bisa Anda percaya untuk mempermudah hidup Anda.

Anda tidak perlu membuka rekening di semua bank di Indonesia, bahkan Anda tidak perlu bank sama sekali karena payment gateway akan mengurus segala transaksi untuk Anda. Xendit membantu bisnis offline dan online untuk menerima dan mencairkan pembayaran di Indonesia. Anda bisa menerima pembayaran dari semua rekening bank di Indonesia tanpa harus membuka beberapa akun. Dengan menggunakan Xendit, Anda juga bisa mendapatkan notifikasi real-time setiap kali ada pelanggan yang melakukan pembayaran.

 

Baca juga:

Tiga Metode Pembayaran Terpopuler di Indonesia

Ikhsan Rahardian

Head of Product at Xendit.